4 Mitos Berbahaya yang Sama Sekali Salah Tentang Bitcooin – Jangan Percaya ya!

19 Jun by Habib Rizieq Shihab

4 Mitos Berbahaya yang Sama Sekali Salah Tentang Bitcooin – Jangan Percaya ya!

Berita Internet – Untuk beberapa orang, mendengar mengenai bitcoin seakan sebuah hal yang biasa saja. Seperti bila kita mendengar mengenai rupiah, dolar, atau mata uang lain. Tak akan ada sesuatu rasa yang spesial atau berbeda. Selain  judi poker online tentu saja, rasa keinginan untuk memiliki dalam jumlah yang banyak. Namun untuk beberapa orang, bitcoin ini masih merupakan sebuah hal yang sangat rumit. Yang sama sekali asing.

Karena “asing” dan belum familiar inilah akhirnya banyak sekali orang yang percaya dengan mitos dan segala yang tak tepat mengenai bitcooin. Hasilnya? Antara banyak orang yang makin penasaran akan bitcooin atau malah orang-orang yang menghindari bitcooin. Nah agar tak mudah percaya, mari bongkar 4 mitos salah tentang bitcoin ini.

1. Harus dibeli dalam satu koin

Namanya memang bitcooin, dan “mata uang digital” ini memang menggunakan besaran koin untuk menyebut diri mereka. Jadi begini, katakan saja 1 koin bitcoin, 2 koin bitcoin, hingga mungkin.. 100 koin bitcooin. Karena mendengar nama dan satuan ini, orang jadi berpikir dan tertanamkan doktrin bahwa bitcoin harus dibeli dalam bentuk utuh satu koin.

Padahal tidak begitu kok. Kamu bisa membeli bitcoin dengan berapa banyak pun yang yang kamu miliki saat ini. Misalnya saja kamu hanya memiliki Rp 10,000 maka hanya sebagian dari koin bitcoin, dengan nilai Rp 10,000 ini saja yang akan kamu miliki.

Saat ini harga bitcoin berkisar Rp 33 juta. Jadi bila kamu memiliki Rp 10,000 dan membeli bitcoin maka kamu akan mendapat sepersekian persen dari bagian satu bitcoin itu.

2. Rawan dan mudah dihack

Mitos ini muncul selama beberapa tahun terakhir setelah banyak kisah hacker yang “katanya” bisa mendapatkan banyak sekali bitcoin. Yang katanya merupakan hasil meretas bitcooin.

Untuk mitos ini, ada beberapa hal yang wajib diketahui. Pertama, sebagai mata uang digital, bitcooin memang mudah sekali “dicuri” dengan cara dihack. Bayangkan saja seperti kamu memiliki uang ditas yang siapapun bisa mengambil bila tidak dijaga. Begitupun dengan bitcooin.

Hanya saja untuk bitcooin, sama seperti pada uang kamu tadi, yang dibobol bukanlah sistem dari pembuatan bitcooin ini sendiri. Melainkan walet atau dompet dari pemilik bitcooin. Ya, masih sama dengan pengandaian mengenai dompet dan uang nyata ini tadi. Faktanya hingga saat ini sistem dan server bitcooin belum sama sekali dihack oleh hacker manapun.

3. Rumit, susah dimengerti

Sekali lagi, wajar bila konsep mengenai mata uang digital ini sulit dimengerti. Namun mitos yang mengatakan bitcooin rumit dan sulit dimengeri ini pun tak sepenuhnya benar. Terlebih bila katakan saja, kamu memang berniat dan serius untuk mempelajarinya.

Jadi seperti ini konsepnya. Bitcooin merupakan sebuah mata uang digital yang bisa berlaku di negara mana saja, di dunia maya. Tak hanya di deepweb, namun juga di surface web. Mata uang ini merupakan kumpulan kode yang sangat rumit yang dibuat dengan berantai.

Jadi semakin panjang rantai dari bitcooin maka semakin aman. Dan harganya semakin mahal. Untuk mendapatkannya? Bisa ada banyak cara. Cara mencairkannya? Mudah dan bisa. Di beberapa negara bahkan sudah bisa menggunakan langsung bitcooin untuk aktifitas jual beli selayaknya uang dengan mata uang biasa.

4. Judi

Mitos terakhir ini, sama sekali salah dan tak seharusnya dipercaya. Ini karena bitcooin sama sekali bukan judi dan tak terdapat sedikit pun unsur judi. Harga bitcooin memang bisa selalu naik, bisa juga turun. Karena itu jual beli bitcooin pun berlangsung fluktuatif. Dimana ketika banyak permintaan dan sedikit bitcoin yang tersedia maka harganya akan naik. Dan berikutnya pun begitu.

Hal yang sama juga berlaku dengan nilai tukar bitcooin yang berubah dari waktu ke waktu. Tergantung dari permintaan dan ketersediaan.

Konsep seperti ini, sudah sangat biasa ada di dunia ekonomi. Mulai dari prinsip jual beli emas yang juga sama, hingga bagaimana nilai tukar mata uang dan pengaruhnya dengan mata uang dari negara lain. Karena itu, tak ada unsur judi sama sekali pada bitcoin.

ByHabib Rizieq Shihab

Ulama terbesar di Indonesia, pemecah belah bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia